Penulis : Mushtafa Thope
|
Editor : Subroto Ipnu

polri-buka-5-posko-dvi-korban-km-virgo

TIPSINFO – Polri membuka 5 posko Disaster Victim Identification (DVI) di Jatim dan Kalsel untuk mengidentifikasi korban KM Virgo Transport 8 pada, Senin (14/9/2026).

Penempatan Posko DVI di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan

Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) mendirikan lima posko Disaster Victim Identification (DVI) yang tersebar di wilayah Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Kalimantan Selatan.

Langkah strategis ini bertujuan mendukung operasi pencarian, evakuasi, serta proses identifikasi para korban dari insiden kecelakaan laut KM Virgo Transport 8.

Titik Lokasi dan Jumlah Personel di Jawa Timur

Pihak kepolisian menempatkan tiga posko identifikasi utama di wilayah Jawa Timur. Posko pertama berlokasi di wilayah Sumenep dengan kekuatan delapan personel.

Selanjutnya, Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Surabaya menyiagakan 20 personel. Terakhir, posko ketiga beroperasi di Pelabuhan Tanjung Perak dengan penempatan delapan personel untuk mendukung pendataan korban kapal tenggelam.

Fokus Identifikasi di Kalimantan Selatan

Sementara itu, untuk wilayah Kalimantan Selatan, kepolisian memusatkan kekuatan pada dua titik yang terintegrasi dengan akses pelabuhan dan fasilitas medis.

Posko-posko tersebut beroperasi di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin serta Ruang Otopsi Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Banjarmasin.

Mengenai rincian penempatan personel di Kalimantan Selatan, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Johnny Eddizon Isir memberikan penjelasan resmi.

”Di Kalimantan Selatan, Polri menyiapkan Posko DVI di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan kekuatan 20 personel dan Posko DVI di Ruang Otopsi RSB Banjarmasin sebanyak 15 personel,” terang Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Pihaknya juga menegaskan komitmen institusi dalam merespons musibah pelayaran tersebut secara berkelanjutan.

”Polri melalui Tim DVI terus melakukan langkah-langkah yang diperlukan mendukung proses penanganan hilangnya kapal Virgo. Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memperkuat koordinasi, penanganan, dan proses identifikasi apabila ditemukan korban,” tambahnya.

Penambahan Personel Ahli DNA

Selain mengoptimalkan kelima posko utama yang telah berdiri, kepolisian juga memberangkatkan satu tim tambahan dari Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Pusdokkes Polri) bagian Rodokpol pada Senin malam.

Tim tambahan ini beranggotakan enam personel, yang terdiri dari satu orang bertugas sebagai ahli DNA (DNA expert) dan lima personel operasional lainnya.

Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menekankan bahwa pengiriman tim ahli ini bertujuan mengedepankan prosedur teknis yang presisi dalam mengungkap identitas korban.

”Tim DVI akan bekerja secara profesional, mengedepankan ketelitian dan prosedur identifikasi korban. Polri juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar setiap perkembangan dapat ditangani secara cepat dan tepat,” tutur Isir.

Evakuasi Korban Selamat oleh TNI AL

polri-buka-5-posko-dvi-korban-km-virgo-grafis

Sebagai bentuk kelanjutan dari operasi kemanusiaan di perairan, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) yang tergabung bersama Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan turut mencatatkan keberhasilan evakuasi.

Dalam kelangsungan operasi pada hari Senin, tim gabungan tersebut sukses menyelamatkan dan mengevakuasi 22 orang korban KM Virgo Transport 8 dalam kondisi selamat.