Penulis : Mushtafa Thope
|
Editor : Subroto Ipnu

pencarian-jurnalis-hilang-di-selat-sunda-diperluas

TIPSINFO, BANTEN – Tim Search and Rescue (SAR) Gabungan kembali melanjutkan dan memperluas area pencarian delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Sabtu (12/9/2026).

Memasuki hari kelima operasi, tim gabungan berupaya menemukan kapal cepat (speed boat) yang mengangkut lima orang jurnalis dan tiga kru kapal.

Insiden hilang kontak ini terjadi saat rombongan sedang berlayar dari Pantai Carita menuju kawasan Gunung Anak Krakatau guna melakukan peliputan.

Berdasarkan data yang dihimpun, delapan orang yang saat ini masih berstatus dalam pencarian terdiri atas lima awak media serta tiga orang kru kapal, yaitu Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku Anak Buah Kapal (ABK), dan Heriyanto (49) selaku pemandu (guide).

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Hilang di Selat Sunda Diperluas

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dibantu oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan seluruh sumber daya, termasuk pemantauan dari udara menggunakan Helikopter HR-3604.

Meski operasi terus diintensifkan, pihak berwenang menegaskan bahwa kewaspadaan para petugas di lapangan tetap menjadi prioritas.

“Ia menegaskan, keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama pelaksanaan operasi, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis,” demikian pernyataan resmi terkait kelanjutan pencarian tersebut.

Sebelumnya, komitmen pengerahan kekuatan penuh juga telah disampaikan oleh pihak Kepolisian. “Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian. Personel dan sarana yang ada kami siagakan untuk mendukung operasi SAR,” ujar Yuni dalam keterangan sebelumnya.

Tim SAR hingga saat ini terus menyisir perairan dan beberapa pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Fokus utama dari perluasan area ini adalah memetakan titik-titik kumpul arus yang berpotensi membawa kapal ataupun benda yang berkaitan dengan para korban.