Penulis : Mushtafa Thope
|
Editor : Subroto Ipnu

Pencarian 5 Wartawan Hilang Diperluas

Pencarian 5 Wartawan Hilang Diperluas. Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian 5 wartawan dan 3 kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda hingga 3.243 mil laut pada hari keempat operasi.

Hari Keempat, Area Pencarian 5 Wartawan Hilang di Selat Sunda Diperluas hingga 3.243 Mil Laut

Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian lima wartawan dan tiga kru kapal yang hilang di perairan Selat Sunda pada operasi hari keempat, Jumat (11/9/2026).

Operasi darurat untuk menemukan rombongan peliput kawasan Anak Krakatau ini terus ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

Petugas Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperlebar jangkauan penyisiran hingga mencapai luasan sekitar 3.243,7 nautical miles (mil laut) persegi.

Keputusan krusial ini petugas ambil usai mengevaluasi hasil operasi pencarian pada hari-hari sebelumnya serta mengkaji perkembangan kondisi aktual di lapangan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al Amrad, menjelaskan bahwa timnya telah merancang strategi baru untuk mengoptimalkan penelusuran.

Strategi tersebut mencakup pembagian wilayah operasi yang kini terpecah menjadi empat sektor utama serta satu sektor khusus yang menjadi fokus utama petugas.

”Memasuki hari keempat, kami memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, termasuk sektor khusus di sekitar lokasi yang menjadi perhatian,” kata dia kepada awak media.

Pengerahan Armada Tempur dan Teknologi Termal

Guna menyapu area pencarian yang kian luas di Selat Sunda, pemerintah mengerahkan kekuatan penuh dengan menerjunkan berbagai alat utama sistem keselamatan (alut) dari berbagai instansi.

Pengerahan armada ini menunjukkan keseriusan SAR Banten dan instansi terkait dalam merespons insiden kapal hilang yang menimpa para jurnalis.

Adapun rincian armada laut yang petugas kerahkan dalam operasi pencarian meliputi:

  • KN SAR Tetuka 247
  • KN SAR Basudewa
  • KRI Leuser
  • KRI Karambit
  • KRI Lepu
  • KP Sanjaya
  • KP Hayabusa
  • KAL Anyer
  • KAL Pahawang
  • RIB 02 Banten
  • RIB 02 Lampung
  • RBB Pulau Peucang
  • TB Gunung Santri

Selain mengandalkan kapal-kapal patroli dan militer, tim penyelamat juga mengoperasikan teknologi pemantauan udara jarak jauh.

Petugas menerbangkan dua unit drone termal yang mampu mendeteksi suhu tubuh manusia dari udara, yang beroperasi berdampingan dengan berbagai sarana darat dan perangkat pendukung lainnya.

Pemantauan Cuaca Laut dan Keselamatan Tim

Meski kekuatan personel dan armada mengalami peningkatan drastis, otoritas terkait tetap menempatkan faktor keselamatan para penyelamat sebagai prioritas utama.

Dinamika cuaca laut dan tinggi gelombang di wilayah perairan Selat Sunda menjadi pertimbangan mutlak bagi komandan lapangan sebelum menggerakkan tim menyisir titik-titik rawan.

Berdasarkan prakiraan cuaca, kondisi di wilayah operasi menunjukkan cuaca cerah hingga berawan.

Angin terpantau bergerak dari arah tenggara menuju selatan dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 20 knot. Sementara itu, tinggi gelombang laut bervariasi antara 0,5 dan 2,5 meter.

”Kami tetap mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap pergerakan tim. Kondisi cuaca dan gelombang terus kami monitor, sementara pencarian dilakukan secara terkoordinasi dan maksimal di seluruh sektor yang telah ditentukan,” kata dia.

Al Amrad menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat dalam operasi darurat ini akan bekerja secara maksimal untuk menemukan keberadaan kedelapan korban.

Petugas akan terus menyisir lautan berdasarkan pembagian sektor yang telah mereka tetapkan secara terpadu.

”Kami berharap perluasan area dan penambahan kekuatan unsur pencarian ini dapat memberikan titik terang,” tuturnya.

Identitas 8 Korban Hilang

Insiden hilangnya rombongan ini melibatkan delapan orang yang terdiri dari tiga orang kru speedboat (kapal cepat) dan lima orang pewarta berita yang tengah menjalankan tugas jurnalistik.

Berikut adalah daftar identitas ketiga kru kapal yang masih dalam pencarian:

  1. Warta (55 tahun), bertugas sebagai kapten kapal.
  2. Surakman (60 tahun), bertugas sebagai anak buah kapal (ABK).
  3. Heriyanto (49 tahun), bertugas sebagai pemandu (guide).

Sementara itu, daftar identitas lima wartawan hilang yang berada dalam satu rombongan tersebut meliputi:

  1. M. Bagus Khoirunnas (28 tahun), jurnalis dari kantor berita Antara.
  2. Ari Basuki (52 tahun), jurnalis dari media Merdeka.
  3. Yudhis, jurnalis dari jaringan televisi iNews.
  4. Daus (42 tahun), jurnalis dari kantor berita Anadolu.
  5. Donal, jurnalis lepas (freelance).

Tim SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan operasi penyisiran menggunakan seluruh sarana dan prasarana yang tersedia.

Koordinasi lintas sektoral terus dijalankan oleh petugas guna memastikan operasi berjalan efektif tanpa mengabaikan aspek keselamatan seluruh personel di medan pencarian.