
5 Cara Mengurangi Risiko Demensia Menurut WHO. Khawatir dengan demensia? Temukan 5 langkah efektif dan gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko demensia dan menjaga kesehatan otak berdasarkan pedoman WHO.
5 Cara Mengurangi Risiko Demensia Menurut WHO
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara global merilis pedoman terbaru tentang cara mengurangi risiko demensia dengan penerapan gaya hidup sehat.
Demensia merupakan salah satu kondisi kesehatan dengan prevalensi yang meningkat paling cepat di seluruh dunia. Kondisi ini secara medis diketahui menyebabkan gangguan pada daya ingat dan kemampuan berpikir penderitanya.
Menurut catatan kesehatan terbaru, demensia saat ini telah memengaruhi sekitar 50 juta orang secara global.
Meskipun saat ini belum ada pengobatan medis yang secara definitif dapat menyembuhkan kondisi ini secara total, langkah pencegahan masih sangat mungkin dilakukan.
Terkait dengan pencegahan, “WHO menyatakan bahwa gaya hidup sehat dapat membantu menurunkan risiko penurunan fungsi kognitif dan demensia.”
Menanggapi tingginya kasus global, organisasi tersebut secara resmi menyarankan langkah-langkah spesifik untuk mengurangi kemungkinan seseorang terkena penyakit degeneratif yang sangat merusak ini.
5 Langkah Efektif Mengurangi Risiko Demensia

Untuk menjaga kesehatan otak Anda dan orang-orang terdekat, berikut adalah lima cara utama yang disarankan guna mencegah serta mengurangi risiko demensia sejak dini:
1. Konsumsi Makanan dengan Gizi Seimbang

Menurut laporan dari Pedoman WHO tersebut, pola makan sehat telah lama diketahui berperan penting dalam menjaga kesehatan serta mencegah diabetes, penyakit jantung, dan kanker.
Manfaat pola makan sehat ini juga mencakup perlindungan ekstra bagi kesehatan otak. Diet Mediterania, secara khusus, diketahui dapat mengurangi penurunan fungsi kognitif secara efektif.
Menyoroti efektivitas pola makan ini, seorang pakar bernama Sabbagh mengungkapkan, “karena rendah lemak jenuh serta kaya akan asam lemak omega-3 dan antioksidan, pola makan ini memiliki komponen perlindungan yang signifikan.”
2. Berolahraga secara teratur

Aktivitas fisik yang rutin terbukti sangat vital bagi kebugaran kognitif. Dengan membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur, aliran darah ke otak menjadi lebih lancar dan pasokan oksigen meningkat.
Hal ini pada gilirannya akan merangsang sel-sel otak untuk terus aktif, berkembang, dan tetap sehat seiring bertambahnya usia.
3. Hindari Kebiasaan Merokok

Tembakau dan racun pada asap rokok memiliki dampak buruk yang langsung memengaruhi pembuluh darah. Paparan zat beracun dari rokok dapat memicu stres oksidatif yang merusak sel otak secara perlahan.
Oleh karena itu, menghentikan kebiasaan merokok menjadi salah satu langkah paling krusial untuk mencegah demensia.
4. Batasi Konsumsi Alkohol

Meminum alkohol dalam jumlah berlebihan dapat memberikan efek neurotoksik yang merusak jaringan otak dan menurunkan kemampuan kognitif dari waktu ke waktu.
Sebagai langkah perlindungan diri yang direkomendasikan, batasilah konsumsi alkohol harian Anda agar otak terhindar dari potensi kerusakan saraf di usia senja.
5. Jaga Berat Badan Ideal dan Kelola Kualitas Tidur

Faktor lain yang tidak kalah penting dalam mengoptimalkan gaya hidup sehat adalah menjaga berat badan yang ideal dan memastikan tubuh tidak kekurangan tidur (kualitas tidur terjaga).
Obesitas, hipertensi (tekanan darah tinggi), dan kurangnya waktu istirahat sangat memengaruhi performa kognitif otak dalam jangka panjang.
Mengelola berbagai kondisi medis sekunder ini merupakan pilar penting dalam menekan berbagai risiko komplikasi pada saraf otak Anda.
